You are here:Home arrow Review arrow Intel Core Duo E 8600, Processor Tenaga Monster
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Quadra Computer

Intel Core Duo E 8600, Processor Tenaga Monster PDF
Written by Iwan Quadra   
Sunday, 12 October 2008

intel_core_2_duo_e8600.jpg   Intel mengeluarkan seri terbaru dengan Inti Core, Core 2 duo E 8600. Seri ini merupakan seri terakhir dari jajaran seri Intel Processor dengan codename “Wolfdale”. Ada yang istimewa dari processor ini. Tidak hanya menggunakan fabrikasi 45 nm, Core 2 duo E 8600 juga merupakan salah satu core 2 duo processor yang berjalan diatas 3 Ghz untuk saat ini ( 3,33 Ghz). Selain itu processor ini juga merupakan processor Core 2 Duo yang menggunakan stepping E0, yang merupakan stepping processor yang mempunyai potensial overclock yang luar biasa. Pembuka dari seri Intel Wolfdale sebelum E 8600 adalah Intel E8200 (@2,66Ghz) , Intel E8300 (@2,83Ghz), Intel E8400 (@3Ghz) dan Intel E8500(@3,13 Ghz), semuanya menggunakan fabrikasi 45 nm dan mempunyai L2 Cache 6 MB serta FSB 1333.

Detail Lengkap Spesifikasi  Intel Core 2 Duo E 8600 :

 e8600standar.jpg

 

CPU Speed: 3.33 GHz

Bus Speed: 1333 MHz

Bus/Core Ratio: 10.0

L2 Cache Size: 6 MB

L2 Cache Speed: 3.33 GHz

Package Type: LGA775

Manufacturing Technology: 45 nm

Core Stepping: E0

CPUID String: 10676h

Thermal Design Power: 65W

Thermal Specification: 72.4°C

VID Voltage Range: 0.85V – 1.3625V

 

Sumber : http://www.intel.com/design/core2duo/documentation.htm 

 

 

 

 

 

 
Seperti yang terlihat pada gambar diatas, secara default processor ini akan berjalan di clock speed 3,33 Ghz. Dalam pengujian kami processor ini mampu dipaksa untuk berjalan pada clock speed 4,45 Ghz, dengan hanya melakukan perubahan sedikit pada FSB (front side bus) saja. Kondisi tersebut bias dicapai hanya dengan pendinginan standar dari processor tersebut, artinya tidak perlu menggunakan Water Cooling, Dry Ice,  maupun pendinginan ekstrim lainnya. Menarik bukan ?
Hasil standar overcloking :

e8600-oc.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam kesempatan lain, seorang overclocker dari luar negeri bisa menembus rekor dunia menggunakan processor Intel E 8600 dengan clock speed lebih dari 6 Ghz, tentu saja dengan pendinginan processor yang cukup ekstrim menggunakan nitrogen cair.
Processor ini termasuk jenis yang kami rekomendasikan kepada anda jika ingin membangun komputer highend. Selain karena tenaganya yang luar biasa, processor ini dilengkapi dengan teknologi pengatur suhu yang lebih baik dari seri sebelumnya, lebih hemat energi dan yang pasti lebih ekonomis karena harga yang ditawarkan lebih murah dari kemampuan sebenarnya. Untuk di pasaran Indonesia processor ini mempunyai harga yang hampir mendekati 300 USD, mungkin saingan yang ada di jajaran ini adalah processor Quad Core Intel Q6700. Seringkali pertanyaan timbul dari konsumen yang ingin membangun komputer highend, mana lebih baik, menggunakan processor dengan tipe Core 2 Duo ( 2 inti processor ) atau Core 2 Quad ( 4 inti processor)? Jawaban yang paling mudah tentu saja bahwa 4 inti processor akan lebih baik. Pada kenyataannya tidak selalu processor Core 2 Quad memberikan hasil benchmarking yang lebih tinggi daripada processor Core 2 Duo. Semua tetap bergantung pada perangkat keras lain yang kita pilih, misal mainboard, memori, dan power supply , serta bagaimana kita mengoptimalkan kemampuan dari kombinasi perangkat-perangkat tersebut.

Dimuat di Jawa Pos Radar Jogja Tgl 29 September 2008 hal 12

 
< Prev   Next >
Advertising
Intel